Janji (tya agustin)

Versi: Tya Agustin
Surga yang engkau janjikan,
Neraka yang kau berikan..
Manis yang aku hayalkan,
Pahit yang aku rasakan..
Tingginya janjimu padaku,
Mengalahkan langit yang biru..
Manisnya janjimu padaku,
Mengalahkan manisnya madu..
Surga yang engkau janjikan,
Neraka yang kau berikan..
Manis yang aku hayalkan,
Pahit yang aku rasakan..
reff:
Dulu kau berlutut di kakiku,
Untuk mengharap cintaku..
Hingga terbuka pintu hatiku,
Tuk menerima cintamu..
Tapi setelah aku jatuh cinta padamu,
Engkau begitu mudah melupakan diriku..
Surga yang engkau janjikan,
Neraka yang kau berikan..
Manis yang aku hayalkan,
Pahit yang aku rasakan..
reff:
Dulu kau berlutut di kakiku,
Untuk mengharap cintaku..
Hingga terbuka pintu hatiku,
Tuk menerima cintamu..
Tapi setelah aku jatuh cinta padamu,
Engkau begitu mudah melupakan diriku..
Surga yang engkau janjikan,
Neraka yang kau berikan..
Manis yang aku hayalkan,
Pahit yang aku rasakan..
Tingginya janjimu padaku,
Mengalahkan langit yang biru..
Manisnya janjimu padaku,
Mengalahkan manisnya madu..
Surga yang engkau janjikan,
Neraka yang kau berikan..
Manis yang aku hayalkan,
Pahit yang aku rasakan..

Puing Puing

Versi: Brodin ft. Tya Agustin
Lk:
Puing-puing kenangan masa lalu,
Mimpi-mimpi indah hanyalah semu..
Cinta yang nyaris memudar kini bersemi kembali,
Bak bunga merekah mekar gairah merasuk hati..
Dan anggaplah semua tak pernah terjadi,
Dan marilah membina hidup baru lagi..
Puing-puing kenangan masa lalu,
Mimpi-mimpi indah hanyalah semu..
Ft:
Cinta yang nyaris memudar,
Kini bersemi kembali..
Bak bunga merekah mekar,
Gairah merasuk hati..
reff:
Lk:
Kemilau ketenaran bukan itu harapan,
Kemilau sara harta bukan itu tujuan..
Tapi yang kudamba ketenangan,
Hanya yang kudamba ketenteraman..
Pr:
Siapa pun dirimu,
Senantiasa cintaku..
Apapun dirimu,
Senantiasa sayangku..
Lk:
Puing-puing kenangan masa lalu,
Mimpi-mimpi indah hanyalah semu..
Ft:
Cinta yang nyaris memudar,
Kini bersemi kembali..
Bak bunga merekah mekar,
Gairah merasuk hati..
reff:
Lk:
Kemilau ketenaran bukan itu harapan,
Kemilau sara harta bukan itu tujuan..
Tapi yang kudamba ketenangan,
Hanya yang kudamba ketenteraman..
Pr:
Siapa pun dirimu,
Senantiasa cintaku..
Apapun dirimu,
Senantiasa sayangku..
Lk:
Relung-relung hati yang dulu sunyi,
Hari-hari kita yang dulu sepi..
Lupakan itu semua yang lalu biar berlalu,
Lupakan itu semua terkubur bersama waktu..
‘Kan kutempuh sisa hari dari hidupku
Bersamamu dan selalu mendampingiku..
Puing-puing kenangan masa lalu,
Mimpi-mimpi indah hanyalah semu..
Ft:
Cinta yang nyaris memudar,
Kini bersemi kembali..
Bak bunga merekah mekar,
Gairah merasuk hati..
Cinta yang nyaris memudar,
Kini bersemi kembali..
Bak bunga merekah mekar,
Gairah merasuk hati..

Cinta Abadi

Versi: Agung ft. Tya Agustin
Lk:
Mengapa buah hati sayang
Kau membuatku kecewa..
Pr:
Bukanlah maksud oh hatiku
Membuat engkau kecewa..
Lk:
Tetapi mengapakah kini
Engkau telah berdua..
Pr:
Kini semuanya terjadi
Hanya karena terpaksa..
Lk:
Kurasa alasanmu saja..
reff:
Lk: Kau pendusta..
Pr: Maafkanlah sayang..
Lk: Kau celaka..
Pr: Dengarkanlah sayang..
Lk: Katakanlah..
Pr: Kutak cinta padanya..
Lk: Kau istrinya..
Pr: Walau aku istrinya..
Lk: Kau berdosa..
Pr: Aku tak berdaya..
Lk: Kau durjana..
Pr: Aku..
Lk: Cintailah..
Pr: Aku cinta padamu..
Lk: Lupakanlah..
Pr: Kau tetap dihatiku..
Lk:
Selamat tinggal wahai kasih
Kunanti di pusara..
Pr:
Bawalah aku wahai kasih
Untuk mati bersama..
Lk:
Kurasa alasanmu saja..
reff:
Lk: Kau pendusta..
Pr: Maafkanlah sayang..
Lk: Kau celaka..
Pr: Dengarkanlah sayang..
Lk: Katakanlah..
Pr: Kutak cinta padanya..
Lk: Kau istrinya..
Pr: Walau aku istrinya..
Lk: Kau berdosa..
Pr: Aku tak berdaya..
Lk: Kau durjana..
Pr: Aku..
Lk: Cintailah..
Pr: Aku cinta padamu..
Lk: Lupakanlah..
Pr: Kau tetap dihatiku..
Lk:
Selamat tinggal wahai kasih
Kunanti di pusara..
Pr:
Bawalah aku wahai kasih
Untuk mati bersama..
Lk:
Hemm..hem hem hemm..
Hoo hohoo hohoho..
Pr:
Hemm..hem hem hemm..