Biarlah Merana

Versi: Rita Sugiarto
Kubiarkan diri ini,
Merana dilanda sepi..
Walau pun rindu,
Aku takkan mencarimu..
Biarlah kecewa..
Biarlah merana..
Kubiarkan diri ini,
Menangis didalam hati..
Sampai kapan ku tak tahu,
Hanya tuhanlah yang tahu,
Ha ha ha ha ha ha..
Ha..
Namun kucoba selalu,
Melupakan dirimu..
Menghapuskan cintaku,
Sampai waktu ‘kan berlalu..
Biarlah kecewa..
Biarlah merana..
La lalalala..
La lalalala..
reff:
Banyak hati yang kecewa,
Karena cinta yang hampa..
Mungkinkah aku,
Dapat membalut lukaku..
Biarlah kecewa..
Biarlah merana..
Kubiarkan diri ini,
Menangis didalam hati..
Sampai kapan ku tak tahu,
Hanya tuhanlah yang tahu,
Ha ha ha ha ha ha..
Ha..
Namun kucoba selalu,
Melupakan dirimu..
Menghapuskan cintaku,
Sampai waktu ‘kan berlalu..
Biarlah kecewa..
Biarlah merana..
Merana..
Merana..
Merana..
Merana..

Kepastian (rita sugiarto)

Versi: Rita Sugiarto
SEMAKIN HARI SEMAKIN NYATA,
KAU TAK PERDULI PADA DIRIKU..
SETIAP KU BICARA, SETIAP KU MENGELUH
BUKAN LAGI BASA-BASI, MALAH KAU PERGI..
SEMAKIN KU RASAKAN,
SEMAKIN MENYAKITKAN..
DIRI INI TAK BERARTI,
DALAM PANDANGANMU..
KASIH..KASIH..KASIH..,
JANGAN KAU SAKITI AKU..
SEMAKIN HARI SEMAKIN NYATA,
KAU TAK PERDULI PADA DIRIKU..
reff:
HA HA HA.. HA HA HA..
HARUS APA LAGI KAU PINTA DARIKU,
CINTA DAN SAYANG TELAH KUBERIKAN..
NAMUN KEPASTIAN TIADA JAWABAN,
SEMAKIN RAGU DIDALAM HATIKU..
SAMPAI KAPANKAH AKU,
MENUNGGU DAN MENUNGGU..
SEMAKIN HARI SEMAKIN NYATA,
KAU TAK PERDULI PADA DIRIKU..
SETIAP KU BICARA, SETIAP KU MENGELUH
BUKAN LAGI BASA-BASI, MALAH KAU PERGI..
SEMAKIN KU RASAKAN,
SEMAKIN MENYAKITKAN..
DIRI INI TAK BERARTI,
DALAM PANDANGANMU..
KASIH..KASIH..KASIH..,
JANGAN KAU SAKITI AKU..
SEMAKIN HARI SEMAKIN NYATA,
KAU TAK PERDULI PADA DIRIKU..
HA HA HA.. HA HA HA..
reff:
HA HA HA.. HA HA HA..
HARUS APA LAGI KAU PINTA DARIKU,
CINTA DAN SAYANG TELAH KUBERIKAN..
NAMUN KEPASTIAN TIADA JAWABAN,
SEMAKIN RAGU DIDALAM HATIKU..
SAMPAI KAPANKAH AKU,
MENUNGGU DAN MENUNGGU..
SEMAKIN HARI SEMAKIN NYATA,
KAU TAK PERDULI PADA DIRIKU..

Semakin Sayang Semakin Kejam

Versi: Rita Sugiarto
Cukup cukuplah,
Jangan menambah derita lagi..
Terlalu banyak jahitan luka,
Tak sanggup ku menahan sakit..
Sudah sudahlah,
Kita cari jalan jalan sendiri..
Biarlah jalinan cinta kasih,
Berakhir sampai disini..
Semakin sayang aku padamu,
Semakim kejam perlakuanmu..
Cukup cukuplah..
reff:
Tajam tajam kata-katamu,
Seram-seram perbuatanmu..
Tak tahan mata dan telinga,
Menerima kenyataan..
Sedih-sedih rasa hatiku,
Bisa-bisa sakit jiwaku..
Tak mampu lagi kubertahan,
Untuk hidup bersamamu..
Niat hati tak ingin berpisah,
Namun kitapun tak mungkin bersatu..
Ku mengharap,
Engkau tak membenciku..
Cukup cukuplah..
reff:
Tajam tajam kata-katamu,
Seram-seram perbuatanmu..
Tak tahan mata dan telinga,
Menerima kenyataan..
Sedih-sedih rasa hatiku,
Bisa-bisa sakit jiwaku..
Tak mampu lagi kubertahan,
Untuk hidup bersamamu..
Niat hati tak ingin berpisah,
Namun kitapun tak mungkin bersatu..
Ku mengharap,
Engkau tak membenciku..
Cukup cukuplah,
Jangan menambah derita lagi..
Terlalu banyak jahitan luka,
Tak sanggup ku menahan sakit..
Semakin sayang aku padamu,
Semakim kejam perlakuanmu..
Cukup cukuplah..

Kerinduan

Versi: Rhoma Irama ft. Rita Sugiarto
Pr:
Betapa hati rindu pada dirimu,
Duhai kekasihku..
Segeralah kembali pada diriku,
Duhai kekasihku..
Lk:
Aku juga rindu,
Lincah manja sikapmu..
Aku sudah rindu,
Kasih sayang darimu..
Ft:
Semoga kita dapat
Bertemu lagi seperti dahulu..
Supaya kita dapat
Bercinta lagi seperti dahulu..
reff:
Pr:
Gelisah, hati gelisah
Sejak kepergianmu..
Tak sabar, hati tak sabar
Menanti kedatanganmu..
Lk:
Tenangkanlah hatimu,
Jangan gelisah,
Aku tahu kau menanti..
Sabarkanlah hatimu,
Sabarlah sayang,
Aku segera kembali..
Pr:
Betapa hati rindu pada dirimu,
Duhai kekasihku..
Segeralah kembali pada diriku,
Duhai kekasihku..
Lk:
Aku juga rindu,
Lincah manja sikapmu..
Aku sudah rindu,
Kasih sayang darimu..
Ft:
Semoga kita dapat
Bertemu lagi seperti dahulu..
Supaya kita dapat
Bercinta lagi seperti dahulu..

Tersisih

Versi: Rita Sugiarto
Cantik memang aku akui,
Usia mudapun ia miliki..
Lain dengan diriku ini,
Yang telah lama engkau gauli..
Pantas saja..
Kau sampai mabuk kepayang,
Kau sampai lupa daratan,
Hingga..
Aku tak lagi dibutuhkan..
Cantik memang aku akui,
Usia mudapun ia miliki..
reff:
Baju baru kau sayang-sayang,
Kain lapuk kau buang-buang..
Dulu ku kau bangga-banggakan,
Setelah bosan engkau campakkan..
Ku tersisih tak terpakai lagi,
Dari pelukanmu dan kasih sayangmu..
Ku tersisih tak dikenal lagi,
Dari pandanganmu dan perhatianmu..
Cantik memang aku akui,
Usia mudapun ia miliki..
Lain dengan diriku ini,
Yang telah lama engkau gauli..
Pantas saja..
Kau sampai mabuk kepayang,
Kau sampai lupa daratan,
Hingga..
Aku tak lagi dibutuhkan..
Cantik memang aku akui,
Usia mudapun ia miliki..
reff:
Baju baru kau sayang-sayang,
Kain lapuk kau buang-buang..
Dulu ku kau bangga-banggakan,
Setelah bosan engkau campakkan..
Ku tersisih tak terpakai lagi,
Dari pelukanmu dan kasih sayangmu..
Ku tersisih tak dikenal lagi,
Dari pandanganmu dan perhatianmu..
Ku tersisih tak terpakai lagi,
Dari pelukanmu dan kasih sayangmu..
Ku tersisih tak dikenal lagi,
Dari pandanganmu dan perhatianmu..

Dua Kursi

Versi: Rita Sugiarto
Lalala..lalala..
Lalala..lalala..
Lalalalalalala..
Lalalalalalala..
Kalau hanya makanan di meja,
Tak pernah engkau makan..
Kalau hanya kopi yang kusuguhkan,
Tak pernah engkau minum..
Tapi jangan sampai kau macam-macam,
Diluaran rumah kau macam-macam..
Sayang.. awas!..
Awas awas awas!..
Satu kali kau salah melangkah,
Bibir mulai berdusta..
Bila tingkah lakumu berubah,
Aku pasti curiga..
reff:
La la..
La la la la..
Jangan sampai ada
Bunga yang baru diluar rumah..
Aku takut sayangmu terbagi,
Aku takut rindumu terbagi,
Pada orang, pada orang lain..
Takkan mau lelaki yang dipuja,
Menduakan cinta..
Perasaan wanita tak beda,
Ingin dipuja dimanja-manja,
Satu cinta, satu cinta saja..
Cukup saja dua kursi,
Jangan tambah kursi lagi,
Diluar rumah ini..
Satu kali kau salah melangkah,
Bibir mulai berdusta..
Bila tingkah lakumu berubah,
Aku pasti curiga..
reff:
La la..
La la la la..
Jangan sampai ada
Bunga yang baru diluar rumah..
Aku takut sayangmu terbagi,
Aku takut rindumu terbagi,
Pada orang, pada orang lain..
Takkan mau lelaki yang dipuja,
Menduakan cinta..
Perasaan wanita tak beda,
Ingin dipuja dimanja-manja,
Satu cinta, satu cinta saja..
Cukup saja dua kursi,
Jangan tambah kursi lagi,
Diluar rumah ini..
Kalau hanya makanan di meja,
Tak pernah engkau makan..
Kalau hanya kopi yang kusuguhkan,
Tak pernah engkau minum..
Tapi jangan sampai kau macam-macam,
Diluaran rumah kau macam-macam..
Sayang.. awas!..
Awas awas awas!..
Satu kali kau salah melangkah,
Bibir mulai berdusta..
Bila tingkah lakumu berubah,
Aku pasti curiga..

Oleh Oleh

Versi: Rita Sugiarto
Haa..haa..haa..haa..
Berangkatlah sayang,
Hati-hati di jalan..
Doaku sertakan,
Mohon kepada tuhan..
Semoga tiada aral melintang,
Macam-macam godaan syetan..
Restu cintaku untukmu
Oh pujaan..
Berangkatlah sayang,
Hati-hati di jalan..
reff:
Aku tidak minta oleh-oleh,
Emas permata dan juga uang..
Tapi yang kuharap engkau pulang,
Tetap membawa kesetiaan..
Dirimu bagaikan layang-layang,
Kulepas tali benang kugenggam..
semakin melayang kau di awan,
Semakin aku takut kehilangan..
Haa..haa..
reff:
Aku tidak minta oleh-oleh,
Emas permata dan juga uang..
Tapi yang kuharap engkau pulang,
Tetap membawa kesetiaan..
Dirimu bagaikan layang-layang,
Kulepas tali benang kugenggam..
semakin melayang kau di awan,
Semakin aku takut kehilangan..
Berangkatlah sayang,
Hati-hati di jalan..
Doaku sertakan,
Mohon kepada tuhan..

Ojo Lali (rita sugiarto)

Versi: Rita Sugiarto

Mas mas mas atiku nelongso,
Teringat saat kita memadu asmara..
Bahagia kita berdua..

Mas mas mas saiki wis bedo,
Sejak kau ingkar janji,
Diri merasa, hidup ini bagai tiada guna..
Mas mas mas atiku nelongso..

reff:
Dulu engkau telah mengucap janji,
Kita akan berdua sampai mati..
Mas mas mas ojo lali..

Sekarang kau buat aku kecewa,
Sumpahmu ternyata palsu belaka..
Mas mas mas ojo ngono..
Mas mas mas atiku nelongso..

reff:
Dulu engkau telah mengucap janji,
Kita akan berdua sampai mati..
Mas mas mas ojo lali..

Sekarang kau buat aku kecewa,
Sumpahmu ternyata palsu belaka..
Mas mas mas ojo ngono..
Mas mas mas atiku nelongso..