Ibu (iwan fals)

Versi : Iwan Fals
Ribuan kilo,
Jalan yang kau tempuh..
Lewati rintang,
Untuk aku anakmu..
Ibuku sayang,
Masih terus berjalan..
Walau tapak kaki,
Penuh darah penuh nanah..
Seperti udara,
Kasih yang engkau berikan..
Tak mampu ku membalas,
Ibu..
Ibu..
Ingin kudekat,
Dan menangis di pangkuanmu..
Sampai aku tertidur,
Bagai masa kecil dulu..
Lalu doa-doa,
Baluri sekujur tubuhku..
Dengan apa membalas,
Ibu..
Ibu..
reff:
Ribuan kilo,
Jalan yang kau tempuh..
Lewati rintang,
Untuk aku anakmu..
Ibuku sayang,
Masih terus berjalan..
Walau tapak kaki,
Penuh darah penuh nanah..
Seperti udara,
Kasih yang engkau berikan..
Tak mampu ku membalas,
Ibu..
Ibu..

Para Penerka

Versi: Iwan Fals ft. Noah
BICARAKAN KEHIDUPAN TENTANG MANUSIA,
DENGAR PARA PENERKA SALING MENERKA..
PERHATIKAN KERIBUTAN PADA SESAMA,
SEMUA SALING MENCERCA SALING MENCELA..
CELA CELA CELA CELA CELA..
HO HO HO HO..
OY OY OY OY..
HO HO HO HO..
OY OY OY OY..
MENGHITAM HATI PENUH KEBENCIAN BERSAHUT-SAHUTAN,
MENEBAR KEDENGKIAN DIKEHIDUPAN..
MEREKA BERSERU NENUSUK JIWAMU,
DENGAN CERITA DENGAN BERITA..
PARA PENCELA,
MENARUH RACUN DI MULUTNYA..
PARA PENERKA,
BERCERITA DENGAN PRASANGKA..
PRASANGKA BURUKNYA..
PENERKA BANYAK BICARA,
TAK GUNA KAU BERGUNA..
MERUSAK PIKIRAN KITA,
PRASANGKA BERBUSA-BUSA..
PENERKA DIMANA-MANA,
BAGAI MONSTER MERAJALELA..
PENCELA PARA PENCELA,
SUNGGUH BUSUKLAH HATINYA..
reff:
“Ini jamannya tikus,
“Mengaku macan,
“Kalaupun macan,
“Tapi macan piaraan,
APA JADINYA BILA SEMUA,
SALING MENCELA..
“Anjing menggonggong,
“Kafilah berlalu,
APA JADINYA BILA SEMUA,
SALING MENCELA..
“Pendengki bengong,
“Diterkam rindu,
APA JADINYA BILA SEMUA,
SALING MENCELA..
SALING MENCELA..
PARA PENCELA,
MENARUH RACUN DI MULUTNYA..
PARA PENERKA,
BERCERITA DENGAN PRASANGKA..
PRASANGKA BURUKNYA..
PENERKA BANYAK BICARA,
TAK GUNA KAU BERGUNA..
MERUSAK PIKIRAN KITA,
PRASANGKA BERBUSA-BUSA..
PENERKA DIMANA-MANA,
BAGAI MONSTER MERAJALELA..
PENCELA PARA PENCELA,
SUNGGUH BUSUKLAH HATINYA..
PENERKA BANYAK BICARA,
TAK GUNA KAU BERGUNA..
MERUSAK PIKIRAN KITA,
PRASANGKA BERBUSA-BUSA..
PENERKA DIMANA-MANA,
BAGAI MONSTER MERAJALELA..
PENCELA PARA PENCELA,
SUNGGUH BUSUKLAH HATINYA..
HO HO HO HO..
OY OY OY OY..
HO HO HO HO..
OY OY OY OY..

Satu Satunya

Versi: Iwan Fals ft.D’Masiv
Haruskah aku bertekuk lutut,
Memohon kau terima diriku..
Kalau perlu kau belah dadaku,
Agar kau tahu isi dalam hatiku..
Karna hatiku mengatakan kamu,
Yang paling mengerti diantara yang mengerti..
Dan hidupku berharap padamu,
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku..
Cintaku tak terukur dalamnya,
Pengorbananku tak ada habisnya..
Apa lagi yang harus kulakukan,
‘Tuk yakinkan hanya kaulah satu-satunya..
(satu-satunya)
Karna hatiku mengatakan kamu,
Yang paling mengerti diantara yang mengerti..
Dan hidupku berharap padamu,
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku..
Perasaanku..
reff:
Karna hatiku mengatakan kamu,
Yang paling mengerti diantara yang mengerti..
Dan hidupku berharap padamu,
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku..
Lewat lagu ini aku ungkapkan perasaanku..
Apalagi yang harus kulakukan,
‘Tuk yakinkan hanya kaulah satu-satunya..