Bumipun Turut Menangis


Tasya-Rosmala
Versi: Tasya Rosmala

Kering sudah air mataku,
Menangis didalam sepi..
Namun kau tak mau mengerti,
Dan selalu menyakiti..

Walaupun diriku selalu mengalah,
Dan menuruti kehendakmu..

Sampai kapan aku bertahan..

reff:
Bila kau marah padaku,
Bumipun turut menangis..

Karena bukan hanya mulutmu,
Tanganmu pun turut bicara..
Kau dera diriku kau cambuk diriku,
Bagai hewan tak berdaya..

Kini hidup kita berdua,
Bagai rembulan dan mentari..
Walau sama menerangi bumi,
Namun tak mungkin dapat bersatu..

Walaupun serumah itu karena dia,
Buah hati perkawinan kita..

Mengapa ini harus terjadi..

reff:
Bila kau marah padaku,
Bumipun turut menangis..

Karena bukan hanya mulutmu,
Tanganmu pun turut bicara..
Kau dera diriku kau cambuk diriku,
Bagai hewan tak berdaya..

Mengapa ini harus terjadi..
——————
[ver: lyrics]
[id: uwppkbch]
[ar: Tasya Rosmala]
[ti: Bumipun Turut Menangis]
[al: Dangdut Koplo]
[by: Yanilipatro]
[length: 5:30]
[00:00.02]Bumipun Turut Menangis
[00:00.02]by: Tasya Rosmala
[00:42.01]
[00:44.01]>>>
[00:45.01]>>
[00:46.01]>
[00:47.01]Kering sudah air mataku,
[00:54.41]Menangis didalam sepi..
[01:01.12]Namun kau tak mau mengerti,
[01:07.78]Dan selalu menyakiti..
[01:13.75]
[01:15.00]Walaupun diriku selalu mengalah,
[01:22.05]Dan menuruti kehendakmu..
[01:28.27]
[01:35.08]Sampai kapan aku bertahan..
[01:42.44]
[02:12.04]>>>
[02:13.04]>>
[02:14.04]>
[02:15.04]Bila kau marah padaku,
[02:21.54]Bumipun turut menangis..
[02:27.94]
[02:34.54]Karena bukan hanya mulutmu,
[02:41.06]Tanganmu pun turut bicara..
[02:48.40]Kau dera diriku kau cambuk diriku,
[02:53.36]Bagai hewan tak berdaya..
[02:59.82]
[03:03.09]Kini hidup kita berdua,
[03:09.79]Bagai rembulan dan mentari..
[03:16.62]Walau sama menerangi bumi,
[03:22.97]Namun tak mungkin dapat bersatu..
[03:29.70]
[03:30.07]Walaupun serumah itu karena dia,
[03:37.01]Buah hati perkawinan kita..
[03:43.32]
[03:50.04]Mengapa ini harus terjadi..
[03:57.56]
[04:27.04]>>>
[04:28.04]>>
[04:29.04]>
[04:30.04]Bila kau marah padaku,
[04:36.32]Bumipun turut menangis..
[04:43.23]
[04:49.59]Karena bukan hanya mulutmu,
[04:56.73]Tanganmu pun turut bicara..
[05:04.26]Kau dera diriku kau cambuk diriku,
[05:08.43]Bagai hewan tak berdaya..
[05:14.77]
[05:18.64]Mengapa ini harus terjadi..
[05:25.48]
————
Preview:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s